Didalamnya terdapat terdapat
suatu kewajiban ibadah puasa ( shaum ) bagi orang yang beriman, dalam rangka
mendekatkan diri kepada Allah SWT dan sekaligus sebagai alat dalam rangka
membersihkan diri / hati / jiwa manusia dari perbuatan keji (dosa). Hal ini
sebagaimana yang tercantum dalam Q.S. Al Baqarah ayat 183 :
“Hai orang yang beriman diwajibkan atas kamu sekalian
berpuasa sebagaimana yang telah diwajibkan atas umat-umat sebelum kamu, agar
kamu bertaqwa”.
Bulan
Ramadhan merupakan kesempatan besar sekaligus menjadi acuan bagi seluruh umat
muslim untuk kembali meningkatkan kuantitas dan kualitas dalam beribadah.
Seperti dalam sebuah hadits dikatakan, “...Barang siapa yang melakukan kebaikan
(ibadah sunah) di bulan itu pahalanya seperti melakukan ibadah wajib dibanding
bulan yang lainnya. Dan barang siapa melakukan kewajiban di dalamnya, maka
pahalanya seperti melakukan 70 kewajiban dibanding bulan lainnya...” (HR. Ibnu
Huzaimah)
Oleh karena itu, seringkali umat muslim lebih termotivasi untuk berlomba-lomba
dalam kebaikan mulai dari awal hingga akhir ramadhan baik berupa ibadah-ibadah
yang sifatnya mahdlah (hablum minallah) ataupun mualamalah (hablum minannas).
Didalamnya terdapat terdapat
suatu kewajiban ibadah puasa ( shaum ) bagi orang yang beriman, dalam rangka
mendekatkan diri kepada Allah SWT dan sekaligus sebagai alat dalam rangka
membersihkan diri / hati / jiwa manusia dari perbuatan keji (dosa). Hal ini
sebagaimana yang tercantum dalam Q.S. Al Baqarah ayat 183 :
“Hai orang yang beriman diwajibkan atas kamu sekalian
berpuasa sebagaimana yang telah diwajibkan atas umat-umat sebelum kamu, agar
kamu bertaqwa”.
Bulan
Ramadhan merupakan kesempatan besar sekaligus menjadi acuan bagi seluruh umat
muslim untuk kembali meningkatkan kuantitas dan kualitas dalam beribadah.
Seperti dalam sebuah hadits dikatakan, “...Barang siapa yang melakukan kebaikan (ibadah sunah) di bulan itu pahalanya seperti melakukan ibadah wajib dibanding bulan yang lainnya. Dan barang siapa melakukan kewajiban di dalamnya, maka pahalanya seperti melakukan 70 kewajiban dibanding bulan lainnya...” (HR. Ibnu Huzaimah)
Oleh karena itu, seringkali umat muslim lebih termotivasi untuk berlomba-lomba dalam kebaikan mulai dari awal hingga akhir ramadhan baik berupa ibadah-ibadah yang sifatnya mahdlah (hablum minallah) ataupun mualamalah (hablum minannas).





Tidak ada komentar:
Posting Komentar